Benarkah Sirsak Lebih Baik Daripada Pengobatan Kemoterapi?

Sekarang banyak orang yang telah mengkonsumsi buah dan daun sirsak sebagai sarana penyembuhan kanker. Mengkonsumsi buah sirsak lebih baik daripada kemoterapi, karena ada beberapa sel-sel kanker yang resisten terhadap pengobatan kemoterapi. Pertanyaannya adalah, apakah buah dan daun sirsak benar-benar obat kanker yang lebih baik daripada kemoterapi untuk pasien kanker?

Jika anda melakukan pencarian di internet tentang topik ini, anda akan menemukan banyak sumber yang menyatakan bahwa sirsak membantu pasien kanker, bukannya menjalani kemoterapi. Selain buah segar sendiri, ada juga banyak jenis suplemen sirsak di pasar. Apakah mereka benar-benar berkhasiat?

Berikut adalah artikel singkat yang diposting pada website Cancer Research UK penggunaan buah sirsak untuk membantu menyembuhkan kanker:

Dapatkah buah dan daun sirsak menyembuhkan kanker?

Sirsak adalah sesuatu yang berasal dari pohon di hutan hujan Afrika, Amerika Selatan, dan Asia Tenggara. Nama ilmiahnya adalah Annona muricata. Hal ini juga dikenal sebagai cherimoya, guanabana, sirsak, apel custard, dan paw paw brazilian. Di banyak negara, orang menggunakan kulit kayu, daun, akar, dan buah-buahan dari pohon ini untuk obat tradisional. Bahan aktif ini dianggap sebagai jenis senyawa tanaman (fitokimia) disebut acetogenins annonaceous.

Orang-orang di negara-negara Afrika dan Amerika Selatan telah menggunakan sirsak untuk mengobati infeksi, virus atau parasit, rematik, arthritis, depresi, dan penyakit. Kita tahu dari hasil penelitian bahwa, beberapa ekstrak sirsak bisa membantu untuk mengobati kondisi ini.

sirsak dan kemoterapi

sirsak dan kemoterapi

Dari hasil penelitian laboratorium, ekstrak daun sirsak dapat membunuh beberapa jenis sel kanker hati dan payudara yang resisten terhadap obat kemoterapi tertentu. Tapi belum ada penelitian berskala besar pada manusia. Jadi kita belum tahu apakah itu dapat bekerja sebagai pengobatan kanker atau tidak. Secara keseluruhan, tidak ada bukti yang menunjukkan bahwa sirsak bekerja sebagai obat untuk kanker. Banyak situs di internet yang mengiklankan dan mempromosikan kapsul sirsak sebagai obat kanker, namun belum satupun yang didukung oleh organisasi kanker.

Kita sedikit tahu tentang bagaimana sirsak mempengaruhi tubuh. Tapi kita juga tahu itu dapat menyebabkan perubahan syaraf, menyebabkan gejala yang mirip dengan penyakit Parkinson. Mungkin memiliki efek samping yang berbahaya bagi sebagian orang. Selalu berbicara dengan dokter, anda belum mengambil segala jenis terapi komplementer atau alternatif.

sirsak biayanya cukup murah, para produsen menyarankan mengkonsumsi 2 kapsul, 3 sampai 4 kali sehari. Jadi 100 kapsul bisa bertahan sekitar 2 minggu.

Apa pun yang anda baca dan telah direkomendasikan bermaksud baik pada anggota keluarga dan teman-teman, untuk melakukan pemeriksaan secara medis secara rutin untuk melihat perkembangan kasus kanker dan tumor yang diderita.